Paris juara Coupe de la Ligue

Equipe première

/media/183345/score-cdl-ol.jpg

Hanya sepekan setelah meraih Coupe de France dengan mengalahkan Saint-Etienne (1-0), Paris kembali ke Stade de France untuk memperebutkan trofi lain. Menghadapi Olympique Lyonnais, Thomas Tuchel menampilkan formasi 4-3-3 dengan Marco Verratti kembali ke starting XI.

Cuaca panas di wilayah utara Paris menyulitkan kedua tim, yang terus berusaha mencari jalan keluar pertandingan. Peluang silih berganti didapatkan kedua tim: Neymar Jr yang pertama (5', 8'), yang dibalas oleh Memphis Depay dan Bruno Guimaraes beberapa saat kemudian (11', 13').

/media/183289/_aur7372.jpg

Dengan Lyon yang sangat termotivasi, pertahanan juara Prancis diuji. Ada sedikit ruang untuk bernafas, meski suhu mencapai 33°C, tapi Verratti tetap mampu menjaga ketenangannya di sentral permainan. Dengan satu umpan cerdik, ia melewatkan bola ke pagar betis yang kemudian bisa dihentikan oleh lini belakang Lyon (30').

Upaya jarak jauh Neymar Jr (43') dan akrobatik Marquinhos juga berikutnya aksi Angel Di Maria (45') sama-sama bisa dimentahkan oleh Anthony Lopes, membuat skor tetap tanpa gol hingga turun minum.

/media/183297/papier-ts.jpg

Tidak ada perubahan dalam personel atau ritme setelah interval. Neymar Jr memiliki peluang (47', 49') dan Memphis Depay melepaskan tembakan kuat (49'), tetapi tidak ada yang mampu mengubah skor. Dengan cuaca panas yang tidak menurun, kelelahan mulai menjadi faktor bagi kedua belah pihak.

/media/183335/papier-sarabia.jpg

Pablo Sarabia melepaskan tembakan namun melebar (75'), sementara Keylor Navas menahan tendangan bebas Maxwel Cornet (80') dan tendangan rendah Karl Toko-Ekambi (83'). Sundulan Neymar Jr mungkin menjadi faktor penentu dalam pertemuan itu jika Lopes tidak cekatan dan gesit untuk mengarahkannya ke atas mistar (86') sementara ia juga menggagalkan kans Sarabia dan membawa permainan ke perpanjangan waktu (89').

/media/183327/papier-verratti.jpg

Dua periode 15 menit - dibagi dengan istirahat penyegaran yang sangat dinantikan - tidak bisa dimaksimalkan kedua tim untuk memecah kebuntuan. Angel Di Maria kemudian Bertrand Traoré memiliki peluang (95'), sementara Rafael dikartu merah dan diusir dari lapangan karena menjatuhkan Angel Di Maria di luar area penalti (119'), tetapi tidak ada gol yang mengikuti momen itu. Keylor Navas-lah yang akan mengambil satu langkah menentukan dalam menghentikan upaya tembakan Traoré sebelum Sarabia mengambil langkah lain dengan mencetak tendangan penalti untuk mengklaim piala untuk Rouge et Bleu.

/media/183364/papier-joie.jpg